Jangan Salah! Setiap Warna Helm Beda Artinya

Oleh. Fita Indah Maulani

Seorang rekan kerja bercerita pengalamannya pertama kali bertugas di lapangan. Dia mendapat teguran karena salah memakai helm keselamatan. Ya, helm keselamatan yang wajib digunakan saat bekerja di lapangan atau mengunjungi lokasi proyek. Bukan karena bentuk, namun warna helm yang dipakainya berpotensi menimbulkan salah paham.

Saat itu dia yang datang sebagai tamu memilih memakai helm kuning – karena suka dengan warnanya. Ternyata, di lokasi proyek/lapangan, helm kuning menandakan jika penggunanya adalah orang yang bekerja sebagai sub kontraktor atau pekerja umum.

Belajar dari kesalahan tersebut, dan mencegah terjadinya hal memalukan seperti itu, berikut arti dari warna helm yang perlu diketahui.

Kuning
Helm keselamatan warna kuning menandakan penggunanya sebagai sub kontraktor atau pekerja umum. Tentu saja pada sebuah proyek pekerja umum jumlahnya lebih banyak sehingga kamu akan lebih sering menemukan pekerja dengan warna helm ini dibandingkan dengan warna lainnya.

Biru
Helm keselamatan warna biru menunjukan bidang spesifik pekerjaan karena digunakan oleh pekerja yang terkait dengan kelistrikan (electrical kontraktor). Bisa juga menandakan pemakainya adalah pengawas sementara atau site supervisor.

Coklat
Helm keselamatan warna coklat digunakan oleh pekerja yang berkaitan dengan panas tinggi seperti pekerja las. Biasanya, bahan dan bentuk helmnya pun berbeda dengan helm warna lainnya.

Hijau
Helm keselamatan warna hijau biasanya digunakan oleh pengawas lingkungan.

 

Orange
Helm keselamatan warna orange diperuntukkan untuk tamu perusahaan.

 

Putih
Helm keselamatan warna putih biasa digunakan oleh seorang mandor, insinyur, pengawas, atau manajer.

 

Merah
Helm safety warna merah biasanya dipakai oleh safety officer atau petugas K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang bertanggung jawab untuk memeriksa sistem keselamatan sudah terpasang dan berfungsi sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Panduan standar warna helm keselamatan ini berlaku internasional, dengan beberapa penyesuaian di negara masing-masing. Jangan lupa selalu gunakan helm keselamatan dan perangkat K3 lainnya sebagai langkah pencegahan terjadinya kecelakaan kerja.

Ingat, kecelakaan kerja tidak hanya menyebabkan kematian, kerugian materi, moril dan kerusakan lingkungan, namun juga dapat mempengaruhi produktivitas dan kesejahteraan.